Ekologi Tikus Sawah dan Pengendaliannya

59 views

Tikus sawah Rattus argentiventer merupakan hama utama tanaman padi di Indonesia yang dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman padi dari mulai di pesemaian sampai panen, bahkan sampai pada penyimpanan. Tikus sawah tergolong binatang menyusui selain menjadi hama tanaman padi juga dapat berperan sebagai hama pada berbagai tanaman serealia lain, palawija, hortikultura, dan perkebunan. Keberhasilan pengendalian hama tikus pada pertanaman padi sampai saat ini masih belum memuaskan. Hal ini disebabkan oleh beberap factor antara lain monitoring keberadaan tikus oleh petani masih kurang sehingga pengendalian terlambat dilakukan, pemahaman sifat-sifat biologis tikus sawah dan cara pengendaliannya masih kurang, pengendalian belum terorganisir sehingga berjalan sendiri-sendiri dan tidak berkelanjutan, dan ketersediaan sarana pengendalian sangat terbatas. Berdasarkan hasil penelitian di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi pengendalian tikus yang direkomondsikan adalah pengendalian tikus terpadu, yaitu pengendalian tikus yang didasarkan pada pemahaman ekologi tikus, dilakukan secara dini, intensif dan berkelanjutan, menggunakan berbagai teknologi pengendalian yang sesuai dan tepat waktu, dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi berskala luas. Selengkapnya berikut adalah sebuah tulisan ilmiah terkait ekologi tikus sawah tersebut.

Baca juga  Banyak Terserang Hama, Pemerintah Diminta Waspadai Produksi Beras

Tags: #tikus sawah

banner 300x280

Leave a reply "Ekologi Tikus Sawah dan Pengendaliannya"

Author: 
author